Logo Dikdasmen Logo Dikdasmen
Kurikulum Khas & Penguatan Karakter 2022-2027

3 Program Penguatan Belajar Berkemajuan

Menyiapkan generasi emas persyarikatan yang kokoh dalam aqidah Islamiyah, cakap dalam literasi-numerasi akademik, serta berbudi luhur dengan tatakrama budaya luhur Yogyakarta di seluruh 94 Satuan Pendidikan Muhammadiyah Gunungkidul.

01
Pilar Keagamaan & ISMUBA

Penguatan Tahsin & Tahfidzul Qur'an Terstandar

Program pembinaan Al-Qur'an secara intensif yang menekankan pada ketepatan makharijul huruf, kaidah tajwid tartil, serta hafalan juziyah yang terukur dan bersanad melalui standarisasi metode pembiasaan harian.

Majelis Dikdasmen & PNF PDM Gunungkidul menetapkan target kompetensi lulusan (SKL) keagamaan di setiap jenjang sekolah agar setiap anak didik memiliki kedekatan spiritual dengan Al-Qur'an dan kesiapan menjadi imam shalat serta teladan keluarga.

Target Kelulusan & Jenjang Capaian

SD / MI Hafal Minimal Juz 30 (An-Naas s.d. An-Naba')

Mampu membaca Al-Qur'an dengan tartil, hafal doa harian, dan tata cara wudhu serta shalat fardhu secara mandiri.

SMP / MTs Hafal Juz 29 & 30 + Juz Pilihan

Peningkatan tahsin bersertifikat, pemahaman makna ayat pilihan, serta praktik adzan dan imam shalat berjamaah.

SMA / SMK / MA Hafal 3-5 Juz & Pemahaman Tematik

Pemantapan tilawah, kaderisasi muballigh muda, serta penguatan hafalan Al-Baqarah/surah pilihan untuk bekal kuliah/kerja.

Mekanisme Pembelajaran:

  • Tadarus & Setoran Pagi: Setiap hari 15-20 menit sebelum jam pembelajaran pertama dimulai.
  • Munaqasyah Serentak: Ujian standarisasi hafalan juziyah yang diselenggarakan di bawah pengawasan Majelis Dikdasmen & PNF.
  • Wisuda Tahfidz Akbar: Apresiasi dan penganugerahan sertifikat hafalan bagi peserta didik yang lulus munaqasyah.
02
Pilar Akademik & Literasi Dasar

Pendampingan Calistung & Penguatan Literasi-Numerasi

Strategi intervensi dini yang memastikan setiap peserta didik di kelas awal sekolah dasar memiliki kecakapan membaca fonik yang lancar, menulis rapi, serta berhitung dasar secara intuitif tanpa tekanan.

Program ini berangkat dari prinsip bahwa tidak ada anak yang lambat belajar, melainkan metode yang perlu disesuaikan dengan modalitas belajar siswa (visual, auditori, kinestetik). Kami melatih guru-guru kelas 1 dan 2 dalam metode fonik menyenangkan dan bimbingan remedial personal.

Fokus Pendampingan 3 Tahap

Tahap 1: Asesmen Awal Pemetaan Gaya Belajar & Kesiapan

Asesmen diagnostik non-kognitif dan kognitif awal tahun untuk memetakan anak yang membutuhkan pengenalan huruf dan bunyi.

Tahap 2: Bimbingan Intensif Pojok Baca & Modul Berjenjang

Pendampingan membaca suku kata terstruktur dengan buku cerita bergambar ramah anak dan manipulatif matematika konkret.

Tahap 3: Kemandirian Gemar Membaca & Menalar Kritis

Siswa mampu memahami instruksi bacaan, menulis narasi sederhana, dan mengaplikasikan numerasi dalam keseharian.

Dukungan Majelis untuk Satuan Pendidikan:

  • Workshop Guru Kelas Awal: Pelatihan periodik metode pengajaran membaca tanpa mengeja (fonik terpadu).
  • Penyediaan Modul Suplemen: Panduan lembar kerja siswa yang disesuaikan dengan kurikulum muatan lokal.
  • Monitoring Bebas Buta Aksara: Target 100% siswa kelas 2 SD/MI tuntas membaca lancar di semester kedua.
03
Pilar Kebudayaan & Kearifan Lokal

Kurikulum Suplemen Tatakrama & Unggah-Ungguh Basa Jawa

Penanaman budi pekerti luhur, adab subasita, dan penguasaan bahasa Jawa ragam krama alus guna melestarikan jati diri keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang beradab dan santun.

Di era disrupsi digital, etika berkomunikasi dan penghormatan kepada orang tua serta sesama menjadi pembeda lulusan sekolah Muhammadiyah di Gunungkidul. Melalui kurikulum suplemen ini, siswa dibiasakan mempraktikkan tatakrama secara langsung di sekolah dan di rumah.

Ruang Lingkup Pembiasaan & Materi

Subasita & Adab Solah Bawa & Tata Laku

Etika duduk, berjalan melintas di depan orang tua (ndhingkluk/nyuwun sewu), cara bersalaman ta'dzim, serta adab makan dan bertamu.

Basa Krama Alus Komunikasi Santun Sehari-hari

Penggunaan kosakata krama kagem tiyang sepuh, guru, dan tamu; pembiasaan matur nyuwun pirsa, nyuwun pamit, dan nyuwun pangapunten.

Seni & Aksara Jawa Tembang Macapat & Aksara

Pengenalan filosofi hidup dalam tembang macapat (Pocung, Mijil, Sinom), tembang dolanan anak, serta literasi aksara Jawa dasar.

Praktik Pembiasaan di Sekolah:

  • Kemis Pahing Berbusana Tradisional: Penerapan pemakaian busana gagrak Ngayogyakarta dan percakapan bahasa Jawa.
  • Buku Saku Pendamping Orang Tua: Panduan bagi orang tua untuk menyelaraskan pembiasaan unggah-ungguh di rumah.
  • Festival Seni & Budaya Pelajar: Lomba sesorah (pidato bahasa Jawa), macapat, dan geguritan antar sekolah binaan.

Ingin Mengetahui Penerapan Program di Sekolah Terdekat?

Jelajahi seluruh 94 satuan pendidikan Muhammadiyah di Gunungkidul untuk melihat profil lengkap, sarana, dan keunggulan masing-masing sekolah.